Lopetegui dan Deretan Pelatih Madrid yang Didepak Lebih Cepat

Madrid: Real Madrid akhirnya memutus kerja sama yang baru berjalan lima bulan dengan Julen Lopetegui. Hal itu disampaikan oleh pihak klub usai melakukan rapat dewan direksi, Selasa 30 Oktober waktu setempat.

“Dewan klub memahami ada perbedaan yang signifikan dari sisi kualitas Madrid sebagai klub yang dihuni delapan pemain yang masuk nominasi Ballon d’or, dan hasil yang kami dapatkan sejauh ini,” demikian pernyataan pihak Madrid.

Melihat pernyataan di atas, tampaknya ada ketidakpuasan atas kinerja Lopetegui. Menengok di tabel klasemen La Liga, Madrid memang tertahan di peringkat sembilan dengan raihan 14 poin.

Situasi kian sulit bagi Lopetegui lantaran pada laga terakhir, Madrid menyerah dari seteru abadi, Barcelona dengan skor 5-1. Alhasil, Madrid menunjuk Santiago Solari sebagai pelatih interim sambil menunggu manajemen mengumumkan pelatih anyar El Real.

Baca: Madrid Depak Lopetegui

Madrid bukan kali ini saja memutus kerja sama dengan durasi yang singkat. Tercatat, ada beberapa pelatih Madrid sebelumnya yang mengalami nasib mirip Lopetegui.

Medcom.id sudah merangkum beberapa pelatih yang menjalankan tugasnya tidak sampai satu tahun di Madrid dalam 20 tahun terakhir.

– Jupp Heynckes (25 Juni 1997 – 28 Mei 1998)
Jupp Heynckes sempat membesut Madrid pada era 1990an. Namun, kebersamaan Heynckes tak sampai satu tahun. Dia tidak diperpanjang kontraknya oleh Madrid. Padahal, Heynckes mampu mempersembahkan satu gelar Supercopa de Espana dan satu gelar Liga Champions.


Jupp Heynckes. (Foto: AFP/Christof Stache)

– Guus Hiddink (15 Juli 1998 – 23 Februari 1999)
Guus Hiddink juga merasakan bagaimana sulitnya menjadi pelatih di Madrid. Juru taktik asal Belanda urung mengangkat performa Madrid dan akhirnya berujung pada pemecatan pada Februari 1999. Hiddink tercatat memimpin 34 pertandingan Madrid dan menghasilkan satu gelar Intercontinental Cup.


Guus Hiddink. (Foto: AFP/Geoff Caddick)
 

Baca: 5 Kandidat Pengganti Lopetegui di Real Madrid

– Carlos Quieroz (25 Juni 2003 – 24 Mei 2004)
Carlos Queiroz sempat menjadi juru taktik Madrid. Dia menggantikan posisi Vicente Del Bosque. Sempat mengawali musim dengan sempurna, namun performa Madrid merosot pada pertengahan musim. Puncaknya, Madrid hanya finis di peringkat empat dan harus rela melihat Valencia yang menyegel gelar juara. Kendati menyumbangkan gelar Supercopa de Espana, manajemen tetap memecat Queiroz.


Carlos Quieroz. (Foto: AFP/Atta Kenare)

– Mariano Garcia Remon (20 September 2004 – 30 Desember 2004)
Mariano Garcia Remon sempat menjadi asisten pelatih Jose Antonio Camacho di Real Madrid. Setelah Camacho memutuskan untuk mengundurkan diri, akhirnya Mariano menjadi pelatih kepala Madrid. Namun, kebersamaannya dengan Madrid tak berlangsung lama. Tercatat, hanya empat bulan dia bertahan. Dia dianggap tidak becus melatih Madrid dan lima hari usai Natal, Mariano didepak Madrid.


Mariano Garcia Remon. (Foto: Madridista News)

– Rafael Benitez (3 Juni 2015 – 4 Januari 2016)
Rafael Benitez yang sudah malang melintang sebagai pelatih di Eropa juga pernah merasakan sakitnya dipecat Madrid. Masuk menggantikan Carlo Ancelotti pada 3 Juni 2015, Benitez awalnya dikontrak hingga tiga tahun. Akan tetapi, seiring waktu berjalan, Benitez kerap diganggu isu tak cocok dengan pemain dan suporter. Akhirnya, manajemen memecat Benitez pada Januari 2016.


Rafael Benitez. (Foto: AFP/Lindsey Parnaby)

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Mimpi Indonesia U-19 ke Piala Dunia Kandas

(ASM)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.