Tujuh korban kecelakaan JT 610 sudah teridentifikasi

Jakarta (ANTARA News) – Tiga lagi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 berhasil diidentifikasi pada Sabtu, menambah jumlah korban yang berhasil diidentifikasi menjadi tujuh.

“Hari ini berhasil teridentifikasi tiga korban kecelakaan Lion Air JT 610 atas nama Endang Nur Sribagusnita, Wahyu Susilo dan Fauzan Azima hasil dari pemeriksaan pada 73 kantung jenazah yang berisi potongan tubuh dan telah melalui sidang rekonsiliasi,” kata Kepala Disaster Victim Identification Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Raden Said Sukanto Kombes Pol Lisda Cancer dalam konferensi pers di Jakarta Timur, Sabtu petang.

Identifikasi ketiga korban diketahui berdasarkan hasil sidang rekonsiliasi pencocokan data post-mortem jenazah korban berupa data primer sidik jari dengan data antemortem dari keluarga serta data sekunder dari pihak lain seperti tanda medis dan barang yang dibawa.

Jenazah korban yang teridentifikasi pertama atas nama Endang Sri Bagusnita, perempuan berusia 20 tahun warga Kedaung Mes B PT Angsa Daya, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemas, Tangerang, Banten. Dia diidentifikasi berdasar data sidik jari dan tanda medis.

Selanjutnya ada Wahyu Susilo, laki-laki berusia 31 tahun warga Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang diidentifikasi berdasar data sidik jari, tanda medis dan barang yang digunakan.

“Propertinya di sini adalah dari jaketnya, barang-barang yang masih melekat padanya. Penumpang nomor dua dia dari jaket dan baju,” kata Lisda.

Adapun jenazah ketiga diidentifikasi sebagai laki-laki berusia 25 tahun bernama Fauzan Azima asal Balai Mansiro, Guguak Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, melalui sidik jari dan data medis.

“Jadi semuanya jenazah hari ini memenuhi unsur data primer, yakni sidik jarinya ditambah data medis namun ini belum bisa diungkapkan,” kata Lisda menambahkan.

Sebelumnya sudah ada empat korban yang diidentifikasi jenazahnya, yakni Jannatun Cintya Dewi, Candra Kirana, Monni dan Hizkia Jorry Saroinsong.

Pesawat Lion Air JT 610 yang membawa 189 penumpang dan kru jatuh di perairan Tanjungpakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10), setelah hilang kontak selama tiga jam sejak pukul 06.33 WIB.

Baca juga:
Tiga korban JT 610 kembali teridentifikasi
DVI periksa 306 sampel DNA korban JT 610

 

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018